9 Cara Mudah Merawat Laptop dan Kamu Bisa Lakukan Sendiri Saat Ini Juga



Laptop bisa jadi adalah salah satu benda yang amat berharga bagi kalian. Dengan laptop, kalian bisa bekerja, menyelesaikan tugas yang sulit dari bos, sampai menghasilkan jutaan rupiah berkat laptop yang kalian punya sekarang.

Sering bekerja menggunakan laptop, sampai-sampai kita justru tidak tahu bagaimana merawat laptop. Mirip seperti kalian yang punya mobil atau motor, tapi tidak tahu cara merawatnya. Ganti oli misalnya.

Kalau tidak dirawat, laptop kalian mungkin akan cepat rusak atau malah tidak menyala sama sekali. Oleh karena itu tips merawat laptop kali ini mudah sekali. Beberapa tips mungkin perlu mengeluarkan ekstra biaya, tapi itu worth it kok. Beberapa tips juga perlu keterampilan untuk membongkar laptop dan memasangnya kembali. Kalau bisa, lakukan. Do with your own risk.

Kita mulai!

1. Update OS secara berkala

Memperbarui operating system yang kita miliki akan membuat sistem operasi yang kita gunakan di laptop kita lebih kaya fitur dan juga makin aman. Karena alasan produsen untuk memperbarui sistem operasinya adalah selain untuk menambah fitur, dia juga akan memperbaiki bug yang ada pada sistem. Dengan begitu laptop kamu akan lebih cepat, lebih awet dan lebih aman.

2. Jauhkan dari minuman

Menjauhkan laptop dari laptop kita adalah hal yang sangat penting. Memang kadang kita menggunakan laptop dengan kopi di samping sebagai booster untuk bekerja.

Namun laptop tetaplah laptop. Ia adalah sebuah barang elektronik yang dimana musuh terbesar alat elektronik adalah air karena sekali terkena air, elektronik apapun bisa langsung konslet dan rusak.

Tidak apa-apa untuk menyimpan minuman di samping laptop kita, asalkan kamu perlu sangat berhati-hati. Jangan sampai tersenggol dan tumpah ke laptop kalian ya. Kan sayang laptopnya mahal.

Tapi ya jangan nyimpen makanan juga.

3. Jangan menaruh barang yang berat diatas laptop

Beberapa laptop tidak didesain untuk dapat bertahan dengan beban yang berat jika ditaruh benda diatasnya. Apalagi bagian atas laptop jika pada posisi ditutup adalah sepenuhnya layar yang sangat sensitif apabila terkena tekanan.

Sedikit sharing aja, laptop saya pernah rusak bagian layarnya karena saya sering menaruh mouse berukuran besar diatas laptop. Lama kelamaan layar laptop saya itu sering ghost touch karena laptop saya dulu tipe touchscreen. Dan akhirnya tidak bisa dipakai lagi karena saya tidak bisa klik apa-apa.

Solusinya? Tentu saja ganti layar dan harganya cukup mahal.

Sesekali boleh lah menaruh mouse diatas layar laptop. Tapi jangan sampai seperti laptop saya yang harus menepi ke servis laptop.

4. Ganti harddisk pada laptop dengan SSD (NVMe jauh lebih baik)

Tahun 2020 masih pakai harddisk? Ayolah gak ada salahnya untuk menggunakan SSD sebagai storage pada laptop kalian. Meskipun ukurannya kecil, mungkin sekitar 128 GB, bahkan kurang, kecepatan baca tulisnya jauh diatas harddisk. Kecepatan harddisk biasanya di sekitar 90MB/s. Sedangkan SSD SATA3 bisa mencapai 500MB/s. Jauh lebih cepat ketimbang harddisk biasa.

Apa dampaknya? Dampaknya adalah waktu proses booting, loading, dan akses data yang lebih cepat. Jauh lebih cepat. Cobain. Saya sendiri sudah menggunakan SSD sebagai storage primer untuk sistem operasi dan mantap djiwa deh.

SSD juga tidak menggunakan benda yang berputar seperti harddisk sehingga lebih aman dari guncangan yang kadang menyebabkan data yang ada didalamnya bisa corrupt.  Dan kalau kalian punya laptop jadul dan terasa lambat, coba ganti media penyimpanan kalian ke SSD. Dampaknya akan berasa banget. Segera coba!

5. Bersihkan hardware pada laptop

Kalau bisa membongkar sendiri laptop kalian, tidak ada salahnya untuk membersihkan bagian dalam pada laptop. Walaupun letaknya tersembunyi, tapi kadang-kadang bagian hardware merupakan bagian yang paling kotor dan paling banyak debu.

Jika terlalu banyak debu, maka bisa menghambat performa pada laptop, contohnya adalah bagian pendingin prosesor atau kipas. Pendinginan laptop yang kurang maksimal dapat meningkatkan suhu pada prosesor yang berakibat prosesor tidak dapat bekerja dengan optimal.

6. Jangan taruh diatas kasur lama-lama

Kenapa jangan lama-lama? Karena hal ini dapat meningkatkan suhu secara signifikan pada laptop. Rata-rata aliran panas dari prosesor dihembuskan oleh fan ke bagian samping pada laptop konsumer. Jika ditaruh diatas kasur, ventilasi aliran panas ini akan terhambat sehingga suhu laptop akan semakin panas. Dan itu tidak baik untuk komponennya.

Jika ingin menaruh diatas kasur, perhatikan ventilasi pembuang panas pada laptop ada di bagian mana. Usahakan bagian tersebut jangan tertutup sehingga airflow dapat berjalan dengan baik.

7. Pasang antivirus yang jos markojos!

Antivirus dapat menangkal segala program jahat yang ada pada laptop/pc. Apalagi berdasarkan data bahwa ancaman cyber saat ini terus meningkat tiap tahunnya. Apalagi serangan ransomware yang diperkirakan akan semakin masif kedepannya, mengingat cara tersebut jauh lebih menghasilkan bagi orang jahat untuk mendapatkan uang ketimbang membuat virus.

Antivirus saat ini yang gratis ada banyak. Yang berbayar pun banyak. Tapi saya sarankan untuk memakai antivirus yang berbayar karena jauh lebih powerful fiturnya ketimbang yang gratisan. Untuk harga bervariasi, mulai dari 150rb kalian sudah dapat antivirus yang jos.

8. Jangan instal game di laptop yang bukan laptop gaming

Ini serius kok. Laptop gaming dan laptop konsumer itu beda. Laptop gaming punya spek yang jauh lebih baik daripada laptop biasa. Untuk lebih jelasnya, kalian bisa baca tulisan yang ada link-nya tadi untuk lebih lengkapnya kenapa bisa berbeda.

Kalau laptop saya dipakai untuk game macam solitare, atau gamehouse sih rasanya masih bisa cukup nyaman. Tapi kalau mau main PUBG, RDR 2, dan game AAA lainnya di laptop kaya punya saya lebih baik jangan. Better beli PC gaming atau laptop yang memang khusus untuk gaming.

9. Instal aplikasi yang diperlukan (dan manusiawi) saja

Saya punya laptop Dell Latitude E6330 dan ingin pasang aplikasi Microsoft Office, masih bisa lah karena memang aplikasi tersebut sangat diperlukan untuk kerja atau membuat presentasi untuk menunjang pekerjaan kalian.

Tapi kalau kalian memasang aplikasi yang sangat berat, khususnya aplikasi editing atau 3D, mending jangan dipaksakan karena laptop saya ini tidak masuk spesifikasi untuk menjalankan aplikasi 3D yang membutuhkan hardware yang sultan. Kalaupun bisa dijalankan, akan sangat lambat sekali dan tentunya sangat akan mengganggu kinerja laptop karena hardware akan dipaksa secara terus menerus beroperasi pada load yang sangat tinggi dan akhirnya hang.

Merawat laptop sebenarnya gak sulit kan? Hanya perlu mengubah kebiasaan kita saja. Memang beberapa tips memerlukan keahlian dan uang yang cukup banyak. Terutama mengganti harddisk dengan SSD yang harga per GB nya beda cukup jauh.

Menurut saya yang paling worth it untuk merawat laptop dan menjaga performa secara signifikan adalah ganti ke SSD. Laptop saya pakai SSD dan selama ini cukup terjaga performanya ketika memakai SSD. Booting ke sistem operasi cepat, buka aplikasi cepat, dan lebih aman dari guncangan pula.

Menurut kalian, bagaimana cara untuk merawat laptop?