Laptop Gaming dan Laptop Konsumer Itu Beda. Inilah 5 Perbedaannya


Ketika kamu berhasrat untuk membeli laptop gaming dan punya uang sekitar 7 juta, kamu berfikir kamu bisa membeli sebuah laptop yang mampu menjalankan game favoritmu dengan lancar dengan setting high di resolusi full HD.

Lalu kamu pergi ke toko komputer dan mendapati kalau ternyata laptop gaming itu ternyata lebih mahal dari uang yang kamu punya. Kamu berfikir kenapa dengan uang yang segitu banyaknya tidak bisa membeli laptop gaming?

Atau jika kamu jadi membeli sebuah laptop dengan harga 7 juta, kamu mendapati kalau game favorit kamu tidak bisa dijalankan dengan baik. Kamu menyesal dan bingung harus diapakan laptop ini. Dijual lagi tentu harganya turun drastis.

Ingat kawan, laptop gaming itu tidak bisa dibeli dengan harga 7 juta. Minimal kamu harus menyiapkan dana hingga 11 juta agar bisa membeli laptop gaming. Kenapa begitu?

1. Laptop gaming punya GPU (Graphic Processing Unit) yang mumpuni

Harga sebuah laptop yang khusus untuk bermain game memang tidak murah. Tetapi harga yang mahal itu sebanding dengan GPU yang didapatkan. Minimal kamu bisa mendapatkan GPU sekelas NVIDIA GeForce GTX 1050 yang mampu menjalankan game dengan lancar pada settingan 1080p.

Bandingkan dengan laptop biasa yang hanya mempunyai GPU sekelas Intel Graphic yang kemampuan gamingnya jauh dibawah GTX 1050. Memang ada yang laptop yang memiliki GPU terpisah seperti MX150. Namun kemampuannya masih dibawah GTX 1050.

2. Laptop gaming punya prosesor yang performanya lebih baik

Percaya atau tidak, laptop untuk gaming memiliki prosesor yang lebih baik ketimbang laptop biasa. Walaupun sama-sama memiliki prosesor, misalnya, Core i5.

Perbedaannya terletak pada seri dibelakangnya. Jika laptop biasa memiliki prosesor Core i5-7200U, maka pada laptop gaming yang harganya murah, memiliki prosesor Core i5-7300HQ sebagai otak pemprosesannya.

Seri U merupakan seri prosesor Undervolt yang diturunkan voltasenya agar daya baterai bisa lebih hemat. Namun mengorbankan performa. Sedangkan seri HQ merupakan seri High Performance dan Quad-core yang memiliki performa lebih tinggi, namun cukup boros daya. Selain itu seri Core i5-7300HQ memiliki 4 core utama dengan 4 thread dibandingkan dengan Core i5-7200U yang hanya memiliki 2 core, namun memiliki hyperthreading sehingga memiliki 4 thread.

Di pasaran juga jarang prosesor dengan seri U untuk notebook seri gaming. Dan biasanya juga menggunakan GPU minimal GTX 1050.

3. Laptop gaming punya resolusi layar full HD 1080p dengan panel IPS

Rasanya gaming di resolusi 720p sudah cukup ketinggalan zaman. Maka laptop gaming sekarang memiliki resolusi 1080p dengan IPS panel agar lebih nyaman untuk bermain gaming. Memang ada laptop biasa yang full HD, namun jika GPU dan prosesornya tidak seperti yang disebutkan diatas, maka itu bukanlah laptop gaming.

4. Laptop gaming memiliki keyboard yang "nyala-nyala"

Tren komponen komputer yang "nyala-nyala" atau bahasa kerennya ergebeh, ternyata menular pada laptop khusus untuk bermain game. Biasanya laptopnya memiliki backlight yang bisa kita atur-atur. Entah apa maksudnya produsen PC dan laptop membenamkan fitur "nyala-nyala" ini pada produknya. Apakah dengan fitur tersebut bisa membuat kita jadi lebih jago bermain game? Hmmm... entahlah.

5. Mudah dikustomasi

Ada beberapa laptop gaming murah yang mengorbankan komponen seperti RAM atau harddisk yang lebih kecil agar harganya bisa lebih ditekan. Meskipun begitu, pihak pabrikan menawarkan kemudahan untuk user meng-upgrade komponennya sendiri dengan cara memberikan akses bongkar pasang komponen yang lebih gampang dan tidak membatalkan garansi. Tetapi komponen yang bisa di bongkar pasang hanyalah jenis storage dan RAM. Selebihnya tidak bisa.

Jadi, kalau kamu ingin beli laptop gaming, perhatikan hal-hal tersebut. Bukan berarti laptop dengan harga 5 atau 7 jutaan tidak bisa main game. Bisa, hanya kurang playable dan menjadikan pengalaman gaming jadi tidak nyaman. Apalagi game macam PUBG, GTA 5, Deus Ex, dll membutuhkan spesifikasi yang tinggi agar bisa dimainkan dengan lancar.

Suka dengan artikel ini? Jangan lupa bagikan di media sosial kamu jika dirasa artikel ini bermanfaat.