Awal Tahun 2018, Spotify Berhasil Raih 70 Juta Pelanggan Berbayar


70 juta pengguna berbayar berhasil diraih oleh Spotify, sebuah perusahaan layanan streaming musik dari Swedia. Angka ini adalah angka pengguna berbayar Spotify di seluruh dunia per Januari 2018.

Dan bukan tidak mungkin akan terus bertambah.

Angka ini termasuk cukup cepat dimana ketika bulan September 2016 Spotify hanya mampu meraih 40 juta pengguna berbayar. Dan masih unggul dibandingkan dengan layanan streaming musik lainnya seperti Apple Music yang hanya 17 juta pengguna berbayar.

Spotify sendiri tidak membeberkan data tentang berapa jumlah pengguna berbayar yang ada di Indonesia. Tapi yang jelas, layanan streaming musik semakin diterima di Indonesia dan Spotify menjadi salah satu pemain layanan streaming yang sangat populer disini sejak hadir 30 Maret 2016 lalu.

Mungkin inilah jawaban bagi musisi yang karyanya sering dibajak. Walaupun mungkin pemasukan yang para musisi dapatkan lebih kecil dibandingkan album fisik, setidaknya bisa mencegah pembajakan lebih masif.

Tarif berlangganan premium Spotify hanya Rp50,000 per bulannya. Terbilang murah dan setara dengan harga satu cangkir kopi yang sering kamu minum di gerai Starbucks.

Hal yang tidak diketahui oleh banyak orang adalah, Spotify masih merugi hingga saat ini. Pendapatan yang diraih oleh perusahaan asal Swedia itu per 2016 memang sekitar 2,9 miliar euro, namun kerugian yang dideritanya pun tidak kalah besar yakni 539 juta euro.

Belum lagi banyak label yang menggugat Spotify karena permasalahan royalti. Yang terbaru, Spotify digugat oleh label Wixen Music Publishing Inc karena diduga menggunakan ribuan lagu tanpa izin dan tidak memberikan kompensasi kepada label tersebut. Nilai gugatannya mencapai angka 1,6 miliar dollar AS.

Spotify perlu menambah pemasukan mereka diluar biaya berlangganan per bulan karena royalti yang dibayarkan Spotify kepada pemilik lagu nominalnya juga besar.

Meskipun begitu, nilai valuasi Spotify terbilang tinggi. Mencapai 19 miliar dollar AS. Cukup besar untuk sebuah perusahaan yang sudah ada sejak tahun 2006 ini dan baru-baru ini mereka kabarnya akan bersiap untuk IPO (Initial Public Offering).

Dibandingkan dengan layanan streaming musik yang lain, saya menilai kalau Spotify lebih nyaman digunakan ketimbang yang lain. Ini karena koleksi lagu yang lebih lengkap dan yang paling saya suka adalah fitur Playlist yang terkelompok menurut mood ataupun perasaan kita saat itu.